Perwakilan dari Kantor Pajak Pratama, Guntur Wijaya, mengatakan saat ini UMKM punya kesempatan selebar-lebarnya memasarkan produknya. Dengan harapan, para pengusaha UMKM naik kelas menjadi pengusaha besar.
Selain itu, dia mengatakan, pemerintah saat ini telah memberi diskon pajak bagi UMKM, dari yang sebelumnya satu persen menjadi setengah persen.

Sedangkan Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta, Ana Haryadi, mengatakan agar workshop pemasaran online yang diberikan nantinya bisa langsung diterapkan. 
Lebih lanjut dikatakan, pejualan terbesar saat ini ada di pasar online, mencapai sekitar tiga triliun. "Indonesia Pasar paling empuk di dunia. Di sekitar kita ini pasar paling konsumtif  di dunia," katanya.

Acara ini sekaligus rangkaian Peringatan Hari UMKM tahun ini, diadakan Senin, 20 Agustus 2018, dengan deklarasi dan Bazar UMKM di kantor Pajak Pratama. Deklarasi itu, dilakukan UMKM Kota Yogyakarta di Aula Kantor Pajak Pratama, jalan P. Senopati, sebagai sahabat pajak. [LN-Idayani]

Di alam demokrasi ini terutama setiap menjelang diadakannya pemilihan umum, kita sering mendengan istilah Kampanye Hitam (Black Campaign) dan Kampanye Negatif (Negative Campaign). Keduanya sama-sama cara untuk menghadapi lawan politik, namun memiliki konsekuensi yang berbeda. Black campaign maupun negative campaign sering dimunculkan melalui internet di berbagai media sosial. Juga melalui media cetak baik berupa tabloid politik maupun selebaran-selebaran pamflet.

Black Campaign atau Kampanye Hitam adalah upaya menjatuhkan lawan politik dengan mengangkat isu-isu yang tidak berdasarkan fakta maupun data. Black Campaign lebih mengarah kepada FITNAH untuk menyerang lawan politik baik secara personal maupun partai. Black Campaign/Kampanye Hitam dilarang dilakukan di Indonesia dan bisa berakibat terkena sangsi hukum/pidana.

Negative Campaign atau Kampanye Negatif pengertian mudahnya adalah membuka aib lawan politik baik itu personal maupun kepartaian dimana kekurangan/aib itu didasarkan dengan fakta maupun data. Sudah menjadi kewajaran setiap diadakan kontestansi pemilihan umum, setiap peserta kontestan selalu membuat pencitraan, hanya memunculkan hal-hal yang baik dan bahkan cenderung melebih-lebihkan. Dengan adanya negative campaign, masyarakat menjadi tahu apa kelebihan dan kekurangan kandidat yang akan dipilihnya. Negative campaign wajar dilakukan sepanjang didasari fakta maupun data, sebagai bahan pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihannya. Negative campaign tidak melanggar aturan KPU.

Uniknya di Indonesia isu-isu kampanye hitam (black campaign) tidak selalu dilemparkan oleh lawan politik. Bisa jadi sengaja dilempar orang-orang yang sekubu/satu barisan untuk menciptakan efek melodrama. Efek melodrama (tersakiti, terdzolimi, terfitnah) akan menimbulkan rasa iba, dan sebagian masyarakat Indonesia masih ada yang menentukan pilihan dengan dipengaruhi rasa iba terhadap kandidat yang dipilihnya dan cenderung mengabaikan sisi rasionalitas.

Pendidikan politik yang kurang dan masyarakat yang masih irasional dalam berdemokrasi, membuat subur black campaign, negatif campaign, melodrama campaign sampai penggunaan artis-artis populer tanpa pengkaderan untuk meraih suara masyarakat sebanyak-banyaknya.

credit image:freepik.com

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan  yang ke 73 Republik Indonesia , Kecamatan Pakualaman Kota Yogyakarta menyelenggarakan upacara bendera yang berlangsung pagi tadi [Jum'at,17/08] di halaman Puro Pakualaman. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bapak Camat Pukualaman. Petugas upacara dipercayakan kepada siswa-siswi SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Upacara yang berlangsung selama kurang lebih satu jam berjalan dengan khidmat dan lancar. Upacara bendera diikuti segenap siswa-siswi sekolah diwilayah Kecamatan Pukalaman beserta guru dan karyawan, jajaran aparat Koramil dan Polsek Kec. Pakualaman, Pegawai Kelurahan dan Kecamatan serta masyarakat setempat.

Setelah upacara bendera selesai, para siswa SMP Muhammadiyah 4 berjalan ke Kantor Kecamatan Pakualaman untuk melakukan sesi foto bersama dan penyerahan serifikat/penghargaan sebagai Pasukan Paskibraka yang diserahkan langsung oleh Bapak Camat Pakualaman.




Satu hari menjelang Upacara Bendera HUT ke 73 RI [Kamis,16/08], diselenggarakan gladi bersih di kantor Kecamatan Pakualaman sekaligus pengukuhan anggota Paskibraka SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Acara berlangsung sore hari mulai jam 15.00 WIB dan selesai jam 17.00 WIB. Acara pengukuhan yang ditandai dengan mencium sang saka merah putih berlangsung khidmat dan lancar.



Diberdayakan oleh Blogger.