Yogya Ladang Istimewa

"Yogya ladang yang amat menarik bagi Indonesia, bahkan dunia," demikian kata Mike Susanto, seniman yang juga akademisi dari Institut Seni Yogyakarta, Kamis (19/4) di pendopo Omah Sor Sawo, Yogyakarta dalam acara 'Publikasi Kajian Sejarah Keistimewaan Di Yogyakarta'.

Menurut Mike, seni itu keniscayaan. Perkembangan seni di Yogyakarta sudah melesat eksis jauh. Dari semula di masa Kerjaan Mataran Islam, Sultan Hamengku Buwono I membuat budaya sendiri. Yakni wayang kulit gaya Mataram, atau wayang kulit gaya Yogya. Kini gaya-gaya itu mengalir di  berbagai kesenian.

Bahkan, hampir semua jenis kesenian bisa masuk Yogyakarta, dan mempengaruhi gaya-gaya kesenian baru di Yogyakarta. Yang menarik, kata Mike, semua jenis kesenian yang masuk Yogya bisa diterima masyarakat Yogya.