Merapi Tak Pernah Ingkar Janji


Letusan Freatik Merapi
Tujuh tahun telah berlalu, pagi ini engkau datang. Merapi tak pernah ingkar janji. Engkau datang di saat masyarakat sudah berjaga. Ya, gunung misterius itu, menguapkan erupsi Freatik.

Erupsi Freatik, adalah keluarnya magma ke permukaan, akibat adanya sentuhan air dari guguran dinding gunung. Air itu membentuk uap dan terjadilah letusan.

Menurut KESDM Badan Geologi PVMBG, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, erupsi itu terjadi pada 11 Mei 2018, pukul 07.40 WIB, dengan diawali gempa selama sekitar lima menit.

Ketinggian erupsi mencapai 5.500 meter di atas puncak Merapi. Menurut BPPTKG, erupsi terjadi satu kàli, dan tidak diikuti erupsi susulan.

Sebelum erupsi Freatik itu, jaringan seismik gunung Merapi tidal merekam adanya peningkatan kegempaan. Namun sempat teramati adanya peningkatan suhu kawah secara singkat, para pukul 06.00 WIB.

Setelah erupsi, suhu kawah tercatat menurun. Dari Yogya, pemandangan di sekitar gunung Merapi masih berkabut. Hingga pukul 10.45, Abu sudah terbang sampai wilayah Kota Yogyakarta. Meski demikian, Pemerintah mengimbau, agar masyarakat tetap tenang.