Lukis Wajah Pirografi di Talenan-Jogja Harmoni
Setiap pelaku seni, dalam hal ini seniman lukis, ingin menghasilkan karya-karya terbaik yang dibarengi dengan tingkat apresiasi yang tinggi atas karya-karyanya. Karya berkualitas-banyak peminat-laku dengan harga tinggi; itulah sebagian keinginan para seniman jika kita bicara soal uang.

Perguruan tinggi seni lukis di Indonesia sudah banyak, sekolah menengah seni lukis juga banyak. Belum lagi kursus-kursus melukis yang diadakan melalui sanggar-sanggar lukis juga sangat banyak. Sayangnya semua itu berbanding terbalik dengan minat masyarakat terhadap seni lukis di Indonesia. Minat masyarakat untuk memiliki barang seni masih kurang, hanya dikalangan tertentu saja (kelas menengah keatas).

Merasakan realitas tersebut, saya memutuskan untuk laku prihatin dulu ketika memutuskan terjun ke jagad seni lukis. Saya memilih membuat lukisan-lukisan kecil yang dibandrol murah sebagai langkah awal. Ya!..membuat karya yang mengacu pada pangsa pasar. Segmentasinya adalah anak muda (remaja, mahasiswa, rumah tangga muda).

Meski tak menafikkan kalau saya juga butuh uang dan ingin uang yang banyak, tapi saya juga tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan saya ketika banyak anak muda yang pesan lukisan wajah untuk dirinya, dihadiahkan ke orang tua, sahabat atau pacar. Dengan bandrol harga dibawah 100 ribuan, sangat terjangkau oleh kantong mereka. Dan rata-rata mereka memesan lebih dari satu kali!!!

Keuntungan saya?...emang belum seberapa. Tapi ini investasi masa depan. Bayangkan saja, anak-anak muda tersebut memiliki 'keberanian' membeli sebuah benda seni. Langkah awal keberanian tersebut akan memunculkan kecintaan dan apresiasi terhadap karya seni lukis. Tidak sekadar melihat dan mengagumi saja,...tapi berani memiliki karya seni.

Kelak kalau insan-insan muda itu menjadi dewasa dan insyaAllah jadi generasi yang sukses, jangan heran kalau mereka adalah segmen pecinta seni yang potensial!. Menanamkan kecintaan dan apresiasi seni (lukis) sejak dini adalah sangat...sangat penting!

Setiap konsumen memiliki selera berbeda-beda. Ada yang menyukai lukis wajah gaya klasik, ada yang suka gaya karikatur. Ada pula yang menyukai lukisan pirografi original dengan warna natural, namun ada juga yang menghendaki penambahan warna. Kami melayani lukis pirografi dengan gaya apapun yang Anda suka secara profesional. Betewe...banyak juga pemesan yang memilih gaya karikatur untuk lukis wajah pirografi. Biasanya mereka memesan sebagai gift untuk para pembicara di sebuah seminar.
Pirografi Bergaya Karikatur

Salah satu karya yang kami suka adalah melukis wajah diatas media kayu talenan model bulat. Meskipun bentuk talenan ini agak susah mencarinya di pasaran di kota Jogja. Umumnya para pedagang menjual talenan model persegi.
Talenan model bulat inipun ukurannya tidak ada yang standar, bergantung pada si pengrajin talenan dalam membuatnya. Namun rata-rata memiliki kisaran diameter 20 - 30 cm. Jenis kayu yang digunakan juga berbeda-beda, tetapi kami biasanya memilih yang berwarna putih dari jenis kayu pinus maupun cemara. Hasil akhirnya lebih memuaskan dibanding jenis kayu yang warnanya lebih gelap.

Menyambung tulisan bagian yang pertama tentang hadiah unik yang bisa Anda berikan kepada sahabat yang menikah, selain lukisan pirografi diatas talenan, bisa juga diatas papan kayu. Lukisan pirografi ini kami buat diatas lembaran-lembaran papan kayu yang kami susun berjajar sesuai kebutuhan lebar bidang lukis.

Rata-rata yang banyak dipesan ukuran 40cm x 50cm (termasuk frame). Besar lukisan dengan ukuran tersebut masih memudahkan untuk dibawa ke lokasi resepsi, tidak kebesaran maupun kekecilan. Dan akan menjadi hadiah eksklusif yang akan selalu dikenang sahabat Anda.


[2column] [content] Kami sering mendapat pesanan dari para mahasiswa yang belajar di kota Jogja, yang ingin memberikan hadiah unik bagi temannya yang akan menikah. Dan lukisan pirografi wajah calon mempelai diatas talenan besar dirasa sangat pas. Selain unik dan jadi kenangan yang awet, juga harganya tidak memberatkan kantong para mahasiswa tersebut.
Meski kami mampu melukis relatif cepat, namun kami berharap kepada para calon pemesan[/content][content] untuk tidak memesan lukisan pirografi dalam waktu yang mepet tanggal acara. Karena lukisan dikerjakan secara manual, bukan dicetak!...jadi perlu waktu dalam proses pembuatannya. Belum lagi jika pas antriannya cukup banyak. Setidaknya 5 hari pemesanan bisa dilakukan sebelum tanggal pernikahan sahabat Anda untuk pemesanan dalam kota Jogja. Untuk luar kota Jogja perlu diperhitungkan juga lamanya waktu pengiriman. [/content][/2column]

Sophia Latjuba_Pirografi

Secara pengertian sederhananya pirografi adalah aktifitas melukis diatas papan kayu, kulit maupun kertas tebal dengan memakai unsur panas api maupun memakai besi panas sebagai pena. Lukisan pirografi bisa juga disebut lukisan bakar, karena garis maupun warnanya dihasilkan dari media lukis dengan benda panas.

Sudah lebih dari setahun saya belajar melukis dengan teknik pirografi ini. Saya tertarik karena hasil lukisan tetap natural dan awet. Meskipun seni lukis pirografi lebih dahulu ada ketimbang lukisan cat, namun di Indonesia pirografi sendiri kurang berkembang. Bahkan ada orang yang menganggap kalau bukan karya seni tapi masuk ke kerajinan. Tapi saya tidak begitu ambil pusing dengan anggapan tersebut dan untuk apa ditanggapi pendapat itu kalau hanya karena orang tersebut seorang seniman lukis cat 😅
Adya Imoet_Pirografi
Bagi saya lebih penting untuk belajar dan belajar dengan tekun demi bisa menghasilkan karya-karya terbaik 👍

Buat warga Jogja dan sekitarnya, jangan lupa mulai besok event Pasar Kangen Jogja hadir kembali dari tanggal 7 s/d 16 Juli 2018 bertempat di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Jam buka mulai 12.00-22.00 WIB. Anda bisa berkunjung ke acara ini secara gratis.

Penyelenggara menyediakan 80 stand kuliner, 40 stand kerajinan dan dimeriahkan pula dengan 32 macam kesenian.

Banyak ragam kuliner yang diantaranya sudah mulai langka seperti jadah manten, jenang gempol, pecel kembang turi, es gosrok, dsb. Dan juga barang-barang lawasan bakal banyak digelar yang membangkitkan kenangan-kenangan indah hidup Anda.

Lokasi yang strategis di pusat kota, memudahkan calon pengunjung untuk mengaksesnya. TBY itu ada di sebelah utara Taman Pintar atau sebelah selatan-timur Pasar Beringharjo. Bagi Anda yang saat ini sedang berlibur/berkunjung di Kota Jogja, jangan sampai melewatkan gelaran ini. Meski tidak ada yang jual Mantan, tapi Anda akan pulang dengan membawa kenangan 😂😂😂



Kali ini saya posting hasil liputan Mas Jatmiko dari CendanaNews.Com yang beberapa hari lalu main ke Sanggar Java Sketsa. Obrolan nyantai ngalor-ngidul seputar kegiatan sanggar lukis pirografi. Cendana news sendiri sebuah portal berita online yang selama ini banyak menaruh kepedulian atas 'nasib' para seniman dan kegiatan ekonomi rakyat.

 Anda bisa membaca ulasannya langsung ke sumbernya DISINI.
Diberdayakan oleh Blogger.