Semarak malam pentas seni memperingati HUT RI ke 73 di lingkungan RW 12 Kel. Muja-Muju Kota Yogyakarta, mendapat kejutan dari spontanitas seorang warga RT 46. Ibu Rummy dengan penuh percaya diri mencoba untuk open mic. Lumayanlah untuk seorang emak-emak yang nekad main stand up comedy untuk kali pertama. Masyarakat tetap beri support karena memang bukan hal mudah untuk tampil mulus tanpa kendala di hadapan penonton yang mayoritas para tetangga sendiri😅

[youtube src="kZFf378hrVM"/]

Perwakilan dari Kantor Pajak Pratama, Guntur Wijaya, mengatakan saat ini UMKM punya kesempatan selebar-lebarnya memasarkan produknya. Dengan harapan, para pengusaha UMKM naik kelas menjadi pengusaha besar.
Selain itu, dia mengatakan, pemerintah saat ini telah memberi diskon pajak bagi UMKM, dari yang sebelumnya satu persen menjadi setengah persen.

Sedangkan Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta, Ana Haryadi, mengatakan agar workshop pemasaran online yang diberikan nantinya bisa langsung diterapkan. 
Lebih lanjut dikatakan, pejualan terbesar saat ini ada di pasar online, mencapai sekitar tiga triliun. "Indonesia Pasar paling empuk di dunia. Di sekitar kita ini pasar paling konsumtif  di dunia," katanya.

Acara ini sekaligus rangkaian Peringatan Hari UMKM tahun ini, diadakan Senin, 20 Agustus 2018, dengan deklarasi dan Bazar UMKM di kantor Pajak Pratama. Deklarasi itu, dilakukan UMKM Kota Yogyakarta di Aula Kantor Pajak Pratama, jalan P. Senopati, sebagai sahabat pajak. [LN-Idayani]

Rangkaian acara tumpeng merah putih yang berlangsung sejak sore sampai malam (Selasa,7 Agustus 2018) di kawasan utara nol kilometer Malioboro Jogja (kawasan Ngejaman) mendapat antusias dari masyarakat. Mulai dari persiapan pengumpulan ratusan tumpeng yang dibuat oleh kelompok-kelompok masyarakat di komplek kepatihan. Kemudian dikirab melewati jalan Malioboro sampai di kawasan Ngejaman (sisi utara istana kepresidenan Gedung Agung). Dimeriahkan oleh beberapa marching band dan tari-tarian kontemporer. Acara yang dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, Gubernur Jateng-Ganjar Pranowo, anggota dewan pengarah BPIP-Prof. Mahfud MD dan juga pejabat-pejabat penting lainnya, yang berada di panggung depan Kantor Kepatihan (Kantor Gubernuran). Tidak hanya warga jogja, para mahasiswa yang berasal dari luar Jogja, wisatawan dan turis-turis asing juga ikut makan tumpeng bareng-bareng. Panitia juga melakukan penggalangan dana bantuan untuk korban gempa Lombok. Betapa indahnya kebersamaan di Jogja. Betapa indahnya keramahan warga Jogja. Berikut ini liputan foto yang dilakukan oleh Deva Sakti.
[gallery] Acara Dhahar Kembul Bersama Sultan di Malioboro [/gallery]

Acara Tumpeng Merah Putih, Dhahar Kembul Bersama Sultan yang diselenggarakan Selasa sore, 07-8-2018, mendapat dukungan dari Forkom (Forum Komunikasi) UMKM Kota Jogja. Masing masing Forkom di 14 Kecamatan di Kota Jogja menyumbangkan sedikitnya satu nasi tumpeng komplit dengan lauk-pauknya. Beraneka ragam bentuk dan hiasan tumpeng untuk masing-masing Forkom UKM, menjadikan hidangan tersebut menarik dan menggugah selera makan. Tak heran begitu acara makan tumpeng dimulai, semuanya ludes oleh para warga yang hadir di acara tersebut.



Acara Dhahar Kembul di Malioboro saat ini masih dalam persiapan panitia. Sebanyak 275 tumpeng resmi mendaftar. "Tapi kelihatannya lebih. Sebab menambah dan tambah terus. Mungkin bisa lebih dari 300 tumpeng," kata seorang petugas penerima tumpeng, di Kantor Dewan Kerajinan Nasional DIY.


Rupanya antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pedagang Malioboro,  Kelompok UMKM Kecamatan, kalangan kampus, seperti UII, Atmajaya, UKDW, Dan lainnya, turut menyumbang tumpeng. Kalangan perkantoran pemerintah mau pun swata pun turut Serta. 


Mas Bro dan Mbak Sist....juga agan-agan yang mampir di maree.., bisa memesan lukisan wajah antimainstream, yaitu lukis bakar/pirografi diatas papan kayu jati belanda. Hasil lukisan sangat natural dan awet. Cocok untuk menghiasi dinding ruang tamu, ruang kerja di kantor, kamar tidur, atau untuk hadiah manten saudara/sahabat yang menikah. Hadiah ulang tahun buat pacar juga boleh pake tambahan tulisan kata-kata romantis kamu plus tanggal jadiannya 😅😅

Lukisan wajah bisa bergaya klasik, karikatur atau campuran. Ukuran sesuai kebutuhan ruangan Anda atau sesuai keinginan Anda. Sebagian hasil lukisan bisa dilihat di (klik!) GALERI sebagai referensi, tapi masih buanyak karya yang belum sempat Mimin Blog aplud!!.

Soal harga gimana Min??....tenaaang...masih dibandrol murah koq, cuman semangkok bakso sekalian isi grobaknya!! (grobak sama bakule nggak ikut lho yaaa..). Pokoke boleh nego abis...asal jangan Afgan (Suadis!!).😂😂😂


Tumpengan Pancasila, diselenggarakan sore nanti, (7/8), akan diisi Dhahar Kembul Sultan Hamengku Buwono X bersama Rakyat Yogyakarta.

Perhelatan itu, dilaksanakan di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta. Lebih dari 200 tumpeng disediakan oleh kelompok-kelompok masyarakat.

Ikut meramaikan kegiatan tersebut, komunitas perempuan berkebaya Eropa, Forum UMKM se-Kota Yogyakarta, dan kelompok-kelompok masyarakat lain.

Kali ini, setiap forkom UMKM, atau setiap Kecamatan, membuat Dan memberikan donasi satu tumpeng, ditambah satu tumpeng dari Koperasi Pro UMKM Kota Yogyakarta.

Panggung utama Lesehan Tumpengan Pancasila tersebut, ada di depan Toko Nam Hien. Meski demikian, letak tumpeng-tumpeng itu disebar di 17 titik, di sepanjang Malioboro.

Di tujuh belas titik itu, panitia juga menyiapkan Kotak Amal, untuk membantu masyarakat Lombok yang sedang ditimpa bencana gempa bumi.

Pawai Semeleh, menandai dibukanya Festival Kesenian Yogya (FKY) 2018. Pawai ini Alan diikuti kontingen dari empat Kabupaten dan Kota Yogyakarta.
Masyaraktat bisa menikmati hiburan pawai tersebut di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta. Untuk itu, jalan Malioboro akan ditutup pada pukul 15.00 wib.
Usai pawai tersebut, perhelatan akan disambung acara Kembul Dahar bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama stake holders pemerintah DIY dan masyarakat.

Tidak terasa ini sudah postingan ke 100 sejak blog ini dibuat bulan Maret lalu. Blog JogjaHarmoni.com memang dibuat untuk keperluan promosi, baik promo usaha kami sendiri maupun teman-teman pelaku UKM-ekonomi kreatif yang ada disekitar tempat tinggal kami. Sebagian bertanya-tanya kenapa belum laku juga produknya....sebagian yang lain telah merasakan manfaat dengan bertambahnya pelanggan, terutama teman-teman kami yang bergerak di bidang usaha kuliner. Jadi semua merasakan pengalaman yang berbeda-beda.
Dalam sebuah blog memang kita tidak bisa jualan secara langsung (hard selling), karena blog yang isinya jualan melulu (toko online) biasanya agak dihindari netizen. Jadi perlu strategi soft selling, berjualan dan berpromosi secara 'lembut'. Beda dengan market place semacam Tokopedia, Bukalapak, Olx dan lain-lain. Selain tersedia beragam produk lengkap, mereka pun memerlukan budget besar untuk pasang iklan, baik iklan di google maupun iklan di stasiun-stasiun televisi. Dengan iklan yang dibombardir terus-menerus membuat masyarakat tahu dan berkunjung ke situs market place tersebut.

Berjualan melalui blog perlu kesabaran dan keuletan tersendiri untuk bisa mendapat kepercayaan dari calon pelanggan. Karena banyaknya kasus penipuan lewat internet dan maraknya toko online abal-abal. Blog admin di JavaHarmony.com pun butuh waktu lama dari sejak bikin promosi di blog pribadi, sampai ada orang yang mau memesan produk dan karya kami.

Intinya; nikmati saja berpromosi melalui blog dan jangan hanya berpikir soal uang dan uang. Tapi kita bagi juga pengalaman, informasi, pengetahuan, inspirasi dan berbagi tips,  untuk mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi kita semua. Sebuah blog yang baik bisa memberikan manfaat yang maksimal sekaligus hiburan bagi pengunjung setianya.

Jaman sekarang aktifitas para orang tua semakin sibuk, baik karena karir maupun kegiatan sosial lainnya, sehingga waktu untuk bersama buah hati juga makin terbatas. Dalam waktu-waktu yang sempit itu, sangat penting untuk mengajari anak-anak kemandirian untuk hal-hal yang berkenaan dengan dirinya. Misal menyiapkan baju sendiri, menyiapkan peralatan sekolah sendiri, membereskan koleksi mainannya dan lain-lain.
[youtube src="2K_2kuQnqNE"/]


Bulan Agustus, bulan kemerdekaan dan bulan patriotik bagi bangsa Indonesia yang bersiap menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73. Tak ketinggalan warga Joyonegaran pun antusias menyambut tujuh belasan yang diawali dengan kerja bakti di lingkungan sekitar. Selain aneka lomba dan malam kesenian yang nanti bakal digelar dibulan agustus ini.

Banyak warga bekerja bakti bersih-bersih lingkungan, merapikan sana-sini, dan memasang umbul-umbul di ruas-ruas jalan kampung sampai di pinggiran jalan besar. Lho itu yang di foto koq cuman dikit min??..😐 ...Iya mas Bro...kerja baktinya dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil di tiap sudut kampung agar kerjaan cepat kelar. Mimin blog nggak nyampe muter-muter kampung tuk ambil foto, malez campur capek. Mimin blog pilih lokasi deket ibu-ibu dasawisma yang baru sibuk memasak dan mempersiapkan hidangan buat peserta kerja bakti. Kerja bakti itu pilihan Mas Bro!!...sedangkan sarapan itu wajib 😜 😜 :)



Modiste Intan adalah sebuah usaha rumahan dibidang jahit-menjahit yang didirikan oleh Ibu Yuni Murharjati, sejak beberapa tahun lalu. Semula alamat usaha ada di Jl. Mondoliko No.790, Muja-Muju, Yogyakarta. Namun sekarang aktifitas usaha jahitnya banyak dilakukan dirumah Joyonegaran No.871, tepatnya disebelah selatan Pendopo Tamansiswa. Meskipun begitu, masih banyak pelanggan lama yang ingin bikin baju biasanya bikin janji bertemu di rumah Muja-Muju.

Modiste Intan berada dekat dengan beberapa kampus seperti UST, UII, UAD, Kampus LIA Bahasa., dan beberapa sekolah diploma. Juga terdapat banyak asrama dan tempat-tempat kost di lingkungan sekitar. Jadi tidaklah mengherankan jika pelanggan Modiste Intan banyak juga dari kalangan mahasiswa yang sedang belajar di Kota Jogja. Mulai urusan permak, bikin sragam sampai bikin baju-baju kebaya untuk keperluan wisuda. Tarif jahit yang kompetitif (boleh dikata relatif lebih murah) dibanding usaha sejenis ditempat lain, menjadikan Modiste Intan menjadi pilihan para mahasiswa. Biasanya mereka direkomendasikan oleh teman-teman kampusnya, atau teman-teman di asrama yang telah lebih dulu menjadi pelanggan di Modiste Intan.



Selain diramaikan dengan masalah-masalah politik yang makin ruwet di dunia maya, sebentar lagi alam samar-samar ini akan makin semarak dengan pertumbuhan ukm-ukm online yang baru. Sejak proyek sejuta domain gratis digulirkan pemerintah untuk UKM mulai akhir tahun lalu, kini dunia internet bersiap menyambut munculnya ribuan 'ukm-ukm go online' dan dunia blogging akan semarak lagi. Sudah jadi rahasia umum jika aktifitas 'nge-blog' sempat turun pamor sejak makin bertumbuhnya media-media sosial semacam twitter, facebook, instagram, dll, yang banyak menjadi pilihan masyarakat untuk eksis di dunia maya.
Bagi ukm, langkah pemerintah ini sudah selayaknya kita apresiasi. Namun yang perlu kita ingat; kalau sekedar bikin blog/situs itu relatif mudah, apalagi dalam proyek sejuta domain gratis, pemerintah telah mendisainkan tampilan blog bagi para ukm (ada acara serah terimanya juga mas Bro!). Yang agak susah itu adalah mempertahankan eksistensi blog kita sekaligus mengembangkannya. Butuh energi besar untuk mengembangkan sebuah blog, harus mau meluangkan waktu untuk mengurusnya, mau belajar tentang internet marketing dari para mastah (artinya master=sebutan untuk orang2 yang telah mahir didunia internet). Selain juga modal pulsa internet, kamera hape dengan kualitas minimal 'lumayan' untuk foto-foto produk ukm dan yang paling penting: tekad kuat untuk maju dan berkembang.

Jadi web/situs/blog yang telah dibuatkan oleh pemerintah untuk pelaku ukm, harus dipelihara dengan baik, dihidupkan dengan update secara rutin (mengirim/meng-aplud foto-foto produk sesering mungkin) dan bergaul dengan blog-blog ukm lainnya dengan cara saling berkunjung dan meninggalkan komentar.

credit image;www.wallhere.com
Diberdayakan oleh Blogger.